Urus Dulu Bumi Sebelum Sibuk Pergi Ke Mars


Leave a comment  →
   by Edward    Leave a comment  →

mars

Pagi ini membaca berita yang menarik, sebuah laporan tentang seorang pembicara di TED Conference yang sedang berlangsung saat ini di Vancouver.

Sang pembicara, seorang astronom, mengatakan bahwa usaha-usaha manusia untuk mencoba membuat koloni manusia di Mars itu sebetulnya ide yang buruk.

Kira-kira dia bilang begini:

“Kita aja gagal untuk bisa ngurusin planet kita sendiri, membuat planet kita ini dan atmosfirnya ramah untuk ditinggali manusia, sekarang woro-woro mau buat koloni di planet lain ratusan juta kilometer jauh di sana yang kondisinya jauh-jauh lebih sulit dan kejam. Itu gebleg namanya.”

(Well, mungkin dia tidak ngomong ‘gebleg’, but you get the point.)

It’s a simple logic that we often missed.

Padahal masuk akal banget kan?

Saya jadi inget jaman-jaman dulu penuh konflik khas anak muda di organisasi gereja – pembimbing kami selalu bilang, “Kalau kamu keluar dari sini karena berantem, saya jamin seribu persen bahwa di tempat yang baru kamu juga akan mengalami hal yang sama.”

Juga terngiang kata-kata seorang teman bijaksana (dengan karir yang cemerlang) yang pernah memberi nasihat, “Jangan pernah keluar kerjaan di tengah-tengah masalah, karena berarti elu belum lulus dan di tempat yang baru elu pasti akan mengalami hal yang sama bahkan lebih parah.”

Terlintas juga ini: Kita-kita yang ingin menyelamatkan dunia dan membuat perubahan di luar sana atau bahasa kerennya ‘dent in the universe’, tapi keluarga kita sendiri amburadul, hubungan-hubungan kita merana dan tanggung jawab-tanggung jawab kecil kita berantakan.

Kita selalu berangan-angan tentang yang jauh, yang dahsyat dan yang luar biasa (ini selalu mudah, namanya juga berangan-angan dan menyalahkan keadaan dan orang lain).

Padahal untuk yang dekat, yang sederhana, yang setiap hari kita temui aja kita ga becus (ini selalu jauh lebih sulit, namanya juga hasil nyata, disiplin diri, melepaskan kenyamanan, mengambil tanggung-jawab, fokus dan kerja keras).

Kita selalu berpikir bahwa kita muak dengan Bumi dan kepingin buru-buru ke Mars.

Tapi maaf dik: Jangan mimpi menaklukkan Mars, kalau ngurus Bumi aja kamu masih kayak begini.

Itu gebleg namanya.

Bookmark and Share